Showing posts with label dan. Show all posts
Showing posts with label dan. Show all posts

Monday, April 14, 2014

Mengenal Virus Worm dan Trojan serta Cara Menanggulanginya

Mengenal Virus, Worm dan Trojan serta Cara Menanggulanginya
Virus, Worm & Trojan
Mengenal Virus, Worm dan Trojan serta Cara Menanggulanginya - Postingan kali ini akan membahas tentang virus, worm dan trojan serta bagaimana cara menanggulanginya. Diantara pembaca sekalian pastinya tidak asing lagi dengan kata-kata virus, worm dan trojan. Untuk itu di postingan ini saya akan menjelaskan semua tentang virus, worm dan trojan serta bagaimana cara menanggulanginya.

1. Virus
Virus adalah suatu virus yang bisa memperbanyak dirinya sendiri secara terus menerus.

Cara Kerja Virus:
Suatu program komputer yang menduplikasi atau menggandakan diri dengan menyisipkan kopian atau salinan dirinya ke dalam media penyimpanan serta ke dalam jaringan secara diam-diam tanpa seepengetahuan pengguna komputer tersebut.

Cara Menanggulanginya:
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut. Contoh virusnya adalah Worm, Trojan, Backdoor, hacking, dll. Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah Kaspersky, Panda, Sophos, Symantec, Bit Defender, Ansav, SmadAV, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, McAfee, dan lain sebagainya.

2. Worm
Worm adalah suatu program komputer yang mampu memperbanyak dirinya, dan menyita memori, secara diam2 tanpa sepengetahuan pengguna komputer tapi tidak mampu melekatkan dirinya pada sebuah program lain.

Cara Kerja Worm:
Kemampuannya menyalin-diri, sehingga pc bisa mengirimkan ratusan bahkan ribuan salinan worm, dan menimbulkan suatu kehancuran yang amat besar didalam pc. Atau sebuah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk menyebarkan diri. Hebatnya lagi, worm bisa saja tidak memerlukan bantuan orang untuk penyebarannya. Setelah masuk ke dalam suatu komputer, worm memodifikasi beberapa pengaturan di sistem operasi agar tetap hidup. Minimal, ia memasukkan diri dalam proses boot suatu komputer. Lainnya, mungkin mematikan akses ke situs antivirus, menonaktifkan fitur keamanan di sistem dan tindakan lain

Cara Menanggulanginya:
Dengan menutup celah keamanan yang terbuka tersebut, dengan cara meng-update patch atau Service Pack dari operating sistem yang digunakan dengan patch atau Service Pack yang paling terbaru.

3. Trojan
Trojan adalah Sebuah program yang memiliki kemampuan merusak dan menyamar sebagai aplikasi yang tidak berbahaya. Berbeda dengan virus, Trojan tidak menyalin dirinya sendiri, selain hanya merusak. Salah satu jenis Trojan yang amat jahat adalah sebuah program yang menyatakan akan membersihkan komputer kita dari virus, tetapi sebaliknya malah memasukkan virus kedalam komputer kita.

Cara Kerja Trojan:
Program akan mengopikan dirinya sendiri ke suatu lokasi rahasia pada hard disk kita. Dengan tujuan, tentu saja, agar file server sulit untuk ditemukan, Trojan akan mengubah suatu file atau registry Windows, sehingga Trojan akan dapat melakukan pengaktifan dirinya sendiri via fasilitas autostart pada saat Windows diaktifkan. Misalnya Trojan akan mengubah file *.INI atau syaraf registri yang menangani masalah autorun.

Cara Menanggulanginya:
Pada dasarnya, pengamanan sistem dapat dibedakan menjadi dua cara, yaitu pencegahan (preventiv ) dan pengobatan (recovery). Keduanya dibedakan berdasarkan waktu terjadinya infeksi. Usaha pencegahan dilakukan sebelum terjadinya infeksi, yaitu usaha agar sistem tidak mempunyai lubang keamanan. Usaha pengobatan dilakukan setelah sistem terinfeksi, yaitu usaha untuk menutup lubang kemanan yang telah dieksploitasi dan menghilangkan penyebab infeksi dapat mencari dan menganalisa Trojan secara keseluruhan. Anti-virus dapat mendeteksi Trojan berdasarkan namanamanya yang telah dimasukkan ke database anti-virus . Anti-virus juga tidak termasuk dalam kategori firewall yang mencegah seseorang yang tidak diundang mengakses komputer orang lain. Program anti-virus tidak dapat sepenuhnya melindungi sistem komputer seseorang dari serangan Trojan tetapi hanya meminimalkan kemungkinan itu.

Semoga postingan di atas bermanfaat ^^
Read More..

Thursday, November 7, 2013

Analisa dan Ternak Kodok


1. SEJARAH SINGKAT

Budidaya kodok telah dilakukan di beberapa negara, baik negara beriklim panas maupun beriklim 4 musim. Tercatat negara-negara Eropa yang telah membudidayakan kodok antara lain : Prancis, Belanda, Belgia, Albania, Rumania, Jerman Barat, Inggris, Denmark dan Yunani, Amerika Serikat dan Meksiko. Sedangkan di Asia, Cina, Bangladesh, Indonesia, Turki, India dan Hongkong yang telah membudidayakan kodok.
Sejarah kodok tidak diketahui asalnya, karena hampir ditemukan di mana-mana, karena kemampuannya untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekitarnya. Kodok yang banyak dibudidayakan di Indonesia (Rana catesbeiana ) berasal dari Taiwan, kendati kodok itu semula berasal dari Amerika Selatan.
2. SENTRA PERIKANAN
Mulanya uji coba budidaya kodok dilakukan di Klaten (Balai bibit ikan), yang kemudian meluas ke Jawa tengah. Di Jawa Barat pembudidayaan kodok banyak ditemui di daerah pesisir Utara, disamping membudidayakan kodok masyarakat pesisir Utara juga menangkap dari alam. Kemudian di Sumatera Barat dan Bali juga merupakan sentra pembudidayaan kodok.
3. JENIS
1234
Kodok tergolong dalam ordo Anura, yaitu golongan amfibi tanpa ekor. Pada ordo Anura terdapat lebih dari 250 genus yang terdiri dari 2600 spesies. Terdapat 4 jenis kodok asli Indonesia yang di konsumsi oleh masyarakat kita yaitu:
  1. Rana Macrodon (kodok hijau), yang berwarna hijau dan dihiasi totol-totol coklat kehijauan dan tumbuh mencapai 15 cm.
  2. Rana Cancrivora (kodok sawah ), hidup di sawah-sawah dan badannyadapat mencapai 10 cm, badan berbercak coklat dibadannya.
  3. Rana Limnocharis (kodok rawa), mempunyai daging yang rasanya paling enak, ukurannya hanya 8 cm.
  4. Rana Musholini (kodok batu/raksasa). Hanya terdapat di Sumatera, terutama Sumatera Barat. mencapai berat 1.5 kg. Dan panjang mencapai 22 cm.
4. MANFAAT
Daging kodok adalah sumber protein hewani yang tinggi kandungan gizinya. Limbah kodok yang tidak dipakai sebagai bahan makanan manusia dapat dipakai untuk ransum binatang ternak, seperti itik dan ayam. Kulit kodok yang telah terlepas dari badannya bisa diproses menjadi kerupuk kulit kodok. Kepala kodok yang sudah terpisah dapat diambil kelenjar hipofisanya dan dimanfaatkan untuk merangsang kodok dalam pembuahan buatan. Daging kodok dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit.
5. PERSYARATAN LOKASI
  1. Ketinggian lokasi yang ideal untuk budidaya kodok adalah 1600 dpl.
  2. Tanah tidak terlalu miring namun dan tidak terlalu datar, kemiringan ideal 1-5%, artinya dalam jarak 100 m jarak kemiringan antara ujung-ujungnya 1-5
    m.
  3. Air yang jernih atau sedikit tercampur lumpur tersedia sepanjang masa. Air yang jernih akan memperlancar proses penetasan telur.
  4. Kodok bisa hidup di air yang bersuhu 2–35 drajat C. Suhu saat penetasan telur ialah anata 24–27 derajat C, dengan kelembaban 60–65%.
  5. Air mengandung oksigen sekitar 5-6 ppm, atau minimum 3 ppm. Karbondioksida terlarut tidak lebih dari 25 ppm.
  6. Dekat dengan sumber air dan diusahakan air bisa masuk dan keluar dengan lancar dan bebas dari kekeringan dan kebanjiran.
6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
  1. Persiapan Sarana dan Peralatan
    1. Kolam
      Dalam proses pembuatan kolam, tidak boleh hanya menggali atau menimbun saja melainkan harus menggabungkan keduanya sehingga akan mendapatkan bentuk dan konstruksi kolam yang ideal. Untuk memasukkan air ke dalam kolam diperlukan saluran yang konstruksinya dibuat dari pasangan bata merah atau batako yang diperkuat dengan semen dan pasir. Bentuk dari saluran ini biasanya trapesium terbalik dan pada beberapa tempat pemasukan air ke kolam dibuat kobakan kecil untuk menjebak air agar mudah masuk kedalam kolam-kolam. Kolam yang diperlukan antara lain: kolam perawatan kodok, kolam penampungan induk sebelum dikawinkan, kolam pemijahan, kolam penetasan, kolam perawatan kecebong, kolam pembesaran percil dan kolam pembesaran kodok remaja. Kebutuhan kolam ini masih ditambah dengan kolam pemeliharaan calon induk.
      1. Kolam Perawatan Kodok 
        Luasnya 15 meter persegi dengan ukuran 3 x 5 m, yang terdiri dari dinding tembok 0,40 m dan dinding kawat plastik setinggi 1 m, lantainya terbuat dari semen dan bata yang terdiri dari 2/3 bagian kolam terisi air setinggi 10-15 cm dan 1/3 bagian kering.
      2. Kolam Pemijahan.
        Kolam dibuat dari semen dan diatasnya dinding kawat plastik. Kedalaman air di kolam ini sekitar 0,30–0,40 m dan ditengahnya dibuatkan daratan. Padat pemeliharaan 15 ekor setiap meter perseginya, dengan perbandingan tiga betina dan satu jantan. Supaya lebih nyaman, sebaiknya lantai daratan tengah tidak berlumpur, dan kolam ditanami enceng gondok. sediakan makanan berupa ikan kecil, ketam dan bekicot Masa kawin ditandai dengan suara merdu. Tak lama kemudian, telur mereka mengambang di air kolam dan segera dipindahkan ke kolam penetasan.
      3. Kolam Penetasan
        Kolam penetasan dibuat beberapa buah, dari tembok dengan air sedalam 30 cm dan air mengalir atau diberi aerasi yang luas. Luas kolam seluruhnya 10 m² .
      4. Kolam Kecebong
        Terdiri dari beberapa kolam yang masing-masing luasnya berkisar anta 5 m² – 6 m² , dengan dasar lantai terbuat dari semen.
      5. Kolam Kodok Muda
        Di kolam ini kodok yang dipelihara berumur kurang dari 2 bulan. Dibuat beberapa buah dengan masing-masing luasnya 15 m², dengan dinding tembok dan kawat. Lantai miring dengan daerah air 1/3 bagian dengan kedalaman 15–35 Cm.
      6. Kolam Kodok Dewasa.
        Pada kolam ini kodok sudah berusia antara 2–6 bulan. Kolam yang diperlukan terdiri dari 2, dengan masing masing luas kira–kira 20 m² ,
        dengan konstruksi dasar dan dinidng tembok dan kawat. Kedalaman air yang diperlukan antara 30–40 Cm.
    2. Mempersiapkan Kolam Produksi
      Bila lantai dasar kolam terbuat dari tanah, dasar kolam diolah dan dicangkul-cangkul dan ditebari pupuk sampai dianggap siap huni. Kolam dibiarkan dulu tidak terpakai selama sebulan. Selama itu kolam dimasukkan air, didiamkan dan dikeluarkan berulang-ulang. Persiapkan alat-alat untuk membuat hujan buatan, baik dari drum bekas maupun dengan menggunakan springkel karena untuk proses perkawinan kodok biasanya terjadi pada masa
      penghujan. Sebaiknya kolam ditanami teratai, eceng gondok, genjer dan ganggang yang berfungsi untuk tempat biang kodok bercumbu rayu dan menempelkan telurnya serta meningkatkan kualitas air kolam dan mempertinggi kandungan oksigen.
  2. Pembibitan
    Untuk pembudidayaan kodok yang banyak dicari adalah dari jenis kodok banteng Amerika (Bull frog), diamping rasanya enak juga beratnya bisa sampai 1,5 kg. Bisa juga jenis kodok batu dari Sumatera Barat yang sampai saat ini belum dibudidayakan secara optimal, karena masyarakat masih mengambilnya
    dari alam. Adapun syarat ternak yang baik adalah bibit dipilih yang sehat dan matang kelamin. Sehat, tidak cacat, kaki tidak bengkok dan normal kedudukannya, serta gaya berenang seimbang. Pastikan kaki kodok tidak mengidap penyakit kaki merah ( red legs ).
    1. Pemilihan Bibit dan Calon Induk
      Pilihlah kodok yang sehat dan berukuran besar. Disamping itu perhatikan juga tanda-tanda kelamin sekundernya. Pisahkan induk berdasarkan jenis
      kelaminnya. Pemisahan dilakukan sekitar 1–2 hari dimaksudkan untuk lebih merangsang nafsu diantara mereka apabila saatnya mereka dipertemukan. Untuk induk-induk yang hendak dikawinkan sebaiknya diberikan makanan cincangan daging bekicot yang masih segar dan makanan buatan lainnya.
    2. Perawatan Bibit dan Calon Induk
      Induk jantan dan betina berumur 4 bulan disuntik perangsang pertumbuhan Gonadotropin intramuskular dengan dosis 200-250 IU/ekor/bulan.
    3. Sistem Pemijahan
      1. Secara Alami
        Induk jantan dan betina yang telah dipisah selama 1-2 hari disatukan di kolam pemijahan. Ikan liar dapat mengganggu hasil pemijahan. Perhatikan agar telur kodok tidak ikut terbuang air pembuangan. Di sore atau pagi hari pada saat suhu mulai menurun, barulah kita perlu membantu kelancaran proses pemijahan, yaitu dengan membuat hujan buatan.
      2. Sistem Hipofisasi
        Cara mutakhir untuk memijahkan kodok adalah dengan cara sistem kawin suntik menggunakan ekstrak kelenjar hipofisa untuk merangsang kodok agar kawin sesuai waktu yang kita inginkan. Dengan sistem ini kita bisa mengintensifkan pembenihan, mengurangi kematian, merawat telur-telur kodok yang telah dibuahi dalam tempat tersendiri, memberi jaminan bahwa telur-telur akan terbuahi oleh sperma seluruhnya dan tidak
        memerlukan hujan buatan. Penyuntikan pada tubuh betina lazimnya pada punggung, rongga perut dan bagian kepala. cara penyuntikan pada rongga perut banyak dipilih.
    4. Reproduksi dan Perkawinan
      Kodok yang hendak disuntik ditampung pada akuarium yang diberi sedikit air dan ditutup dengan kawat kasa untuk memudahkan penangkapan. kodok-kodok tersebut telah cukup umur dan dalam keadaan matang telur. Saat penyuntikan kodok dibalut dengan kain hapa agar tidak meronta.
      Kodok yang telah disuntik kemudian dilepas dalam akuarium lain dan dipantau setiap jam. Setelah 12 jam, kodok tadi disuntik kembali agar mereka mampu bertelur seluruhnya. Setelah yang betina 2 kali disuntik dan menunjukkan akan bertelur, maka kita mempersiapkan testis dari induk jantan. Sperma dikeluarkan dari testis dengan cara memotongnya dengan jarum kecil yang tajam dan dimasukkan ke cawan petri yang sudah diisi dengan air kolam yang bersih. Setelah air dalam cawan menjadi keruh dan testis sudah kosong, maka cairan testis dibiarkan selama 10 menit dalam suhu ruangan. Jika sperma aktif (dapat kita lihat dibawah mikroskop), maka kodok betina bertelur diurut perutnya agar telurnya keluar. Telur diusahakan jatuh di atas cairan sperma, lalu digoyang-goyangkan dan biarkan selama beberapa menit. Telur yang mengalami pembuahan akan mengalami rotasi. 
      Telur kemudian ditetaskan dan airnya diganti setiap hari dengan menjaga suhu pada kisaran 24-27 derajat C dan pH air juga diamati. Pada sistem secara alamiah, digunakan hujan buatan untuk merangsang proses perkawinan kodok, sebagaimana dijelaskan diatas. 
  3. Pemeliharaan
    Pemeliharaan dilakukan pada setiap tahap pertumbuhan kodok, Pertumbuhan dan kesehatan kodok terrgantung pada makanan dan kecocokan tempat tinggalnya. Kodok diberi makan 1 kali sehari, air di kolam diganti dan dibersihkan seminggu sekali.
    1. Sanitasi dan Tindakan Preventif
      Telur yang sudah dibuahi, dipindahkan pada kolam penetasan. Kolam dibersihkan dari hama dan kotoran sebelum digunakan. Telur harus dipisahkan dari induknya sehingga telur tidak terganggu proses penetasannya dan tidak dimakan oleh induknya. Memindahkan telur jangan sampai pecah sarangnya atau lendirnya. Telur-telur akan menetas setelah 48–72 jam pada suhu air 24–27 derajat C. Bila sudah menetas dipelihara pada kolam yang sama selama 10 hari.
    2. Perawatan Ternak
      Kodok muda yang telah mengalami metamorphose ditempatkan pada kolam permanen. Pemasukan dan pengeluaran air harus diberi penyaring untuk menghindari hama dan mencegah kodok lepas ke peraiaran umum. Padat penebaran 50-100 ekor/m² . Bila kita memelihara jenis kodok banteng yang tidak suka makanan yang tidak bergerak, makanan harus diletakkan dibawah aliran air/pancuran. Setelah berumur 3 bulan, kodok diseleksi berdasarkan kaki belakang, kulit dan ukuran badannya. Jumlah yang di seleksi 20% dari total dan dipindahkan ke kolam calon induk, sedangkan sisanya tetap dipelihara sampai masa panen pada umur 4-5 bulan. Kodok dewasa (matang gonada) untuk bibit unggul, baik jantan maupun betina di suntik dengan kelenjar hiphopisa kodok sebanyak 1 dosis. Penyuntikan dilakukan 1 bulan sekali (bila memakai sistem hiphopisa) dan padat tanam sebanyak 20-25 ekor/m² . 
    3. Pemberian Pakan
      Terdapat berbagai macam makanan yang dapat diberikan untuk kodok di kolam pembesaran persil maupun di kolam pembesaran kodok remaja. Makanan percil sampai kodok dewasa berupa cincangan daging bekicot, cincangan daging ikan, ulat, belatung, serangga, mie, bakso dan berbagai benih ikan serta ketam-ketaman kecil dan lainnya. Dapat juga diberikan makanan buatan, dengan meramu makanan buatan kita bisa menyusun sesuai dengan tingkat umur kodok, yang terkadang sulit dilakukan apabila kita memberinya makanan yang langsung didapat dari alam. Dengan demikian maka problem yang sering dialami seperti ukuran makanan lebih besar dari lebar bukaan mulut kodok tidak perlu terjadi lagi.
7. HAMA DAN PENYAKIT
  1. Penyakit, Hama dan Penyebabnya
    Penyakit kodok umumnya disebabkan oleh serangan jamur dan bakteri. Paha kaki berwarna merah, luka dan kulit melepuh adalah penyakit yang menyerang kodok yang berumur 1-2 bulan, menular dan menyerang sistem saraf, sehingga akan mati dalam beberapa jam.
  2. Pencegahan Serangan Penyakit dan Hama
    Bakteri bisa menyerang kecebong, gejalanya ekor luka dan berwarna putih. Penanggulangannya dengan memisahkan kecebong yang terserang, kolam dibersihkan dengan PK, dosis 0,05 gram/ liter 15 hari sekali, jangan memberikan makanan yang kandungan proteinnya melebihi dosis 10–15% karena perut kodok akan menjadi kembung. Pengobatan dengan antibiotika streptomisin/tetrasiklin, obat luar dengan penggunaan betadine, atau direndam dalam NaCl 0,15 gram/liter air selama 30 menit, diulang sampai 4 kali.
  3. Pemberian Vaksinasi dan Obat
    Pengobatan kaki merah dan bisul pada kodok, dengan memandikan kodok dalam larutan Nifurene 50–100 gram/m² air, atau dengan suntikan teramisin 25 mg/kg, atau streptomycin 20 mg/kg berat kodok. Penyakit dubur keluar diobati dengan cara pisahkan dan istirahatkan 2–3 hari dan tidak diberi makan. Penyakit lainnya adalah dubur keluar (ambaien) pada percil (kodok muda). Untuk mengatasinya, populasi tidak boleh terlalu padat dan kolam harus bersih dan pemberian kadar kalori dalam makanan tidak boleh melebihi dosis 3400 cl/kg makanan.
8. PANEN
  1. Hasil Utama
    Hasil utama yang dihasilkan adalah dagingnya
  2. Hasil Tambahan
    Sedangkan hasil tambahan yang dapat diperoleh adalah dengan mengolah limbah hasil pemotongan untuk dijadikan silase; dengan penambahan propionat dan asam formiat dengan jalan digiling bersama sama maka makanan untuk ternak ini tahan hingga 2 bulan pada suhu sedang. Hasil sampingan lainnya adalah dengan dijadikan tepung, dimana kandungan mineral dan proteinnya masih cukup tinggi untuk dijadikan bahan tambahan pakan ternak. Kodok yang tidak dijual/afkir dapat diambil hiphofisanya untuk proses pemijahan berikutnya. 
  3. Penangkapan
    Sebelum disiangi, biasanya kodok-kodok tersebut ditempatkan pada penampungan. Tempat penampungan kodok bisa berupa kotak kayu atau bak semen yang drainasenya lancar.
9. PASCAPANEN
Proses penanganan pasca panen juga sangatlah mudah. Untuk menjaga agar kodok tetap hidup dan segar, maka kita bisa menggunakan karung goni atau tas kain yang dibasahi. Pengangkutan paling aman dilakukan pada pagi hari atau sore hari. Apabila pengangkutan dilakukan untuk jarak jauh maka perlu dibuatkan kotak kayu yang didesain secara khusus, dan kapasitasnya disesuaikan dengan besarnya kotak kayu tersebut.
10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA
10.1 Analisis Usaha Budidaya
Gambaran analisis ekonomi usaha budidaya kodok lembu (rana catesbeiana), untuk memperkirakan keuntungan yang akan diperoleh dan untuk menghindari pos-pos yang tidak penting. Adapun usaha pembenihan kodok skala kecil 200 m² dengan anggapan sebagai berikut:
  1. Luas Tanah : 200 m²
  2. Luas Kolam : 125 m²
    • kolam penyimpanan induk: 9 m²
    • kolam induk jantan: 3m²
    • kolam induk betina: 3 m²
    • kolam pemijahan/perkawinan: 9 m²
    • kolam penetasan: 8 m²
    • kolam kecebong: 21 m²
    • kolam percil: 20 m²
    • kolam kodok dewasa: 30 m²
    • saluran air dan lainnya: 22 m²
  3. Jumlah Induk.
    • induk betina: 6 ekor, jantan: 4 ekor
    • induk yang dikawinkan: 3 betina 2 jantanr
    • telur yang dihasilkan sebanyak + 30,000 butir/pemijahan.
  4. Lama pemeliharaan: 5 bulan
  5. Frekuensi pemijahan: 3 kali / setahun
  6. Jenis makanan yang diberikan : cacing, belatung, anak ikan, cincangan bekicot, tepung dengan kadar protein + 35 %.
Sedangkan perkiraan analisis usaha ekonomi budidaya kodok sebagai berikut:
  1. Modal investasi
    1. pembangunan kolam/kandang 125 m² Rp. 2.500.000,-
    2. alat-alat dan induk Rp. 500.000,-
  2. Modal kerja ( operasional )
    1. Biaya tetap
      • penyusutan bangunan ( 8 % ) Rp. 200.000,-
      • penyusutan peralatan ( 20 %) Rp. 100.000,-
      • bunga modal ( 18 %) Rp. 540.000,-
      • upah ( 1 orang setahun ) Rp. 360.000,-
    2. Biaya variabel
      • pakan kodok 4.500 kg @ Rp. 250,- Rp. 1.125.000,-
      • pakan kecebong 200 kg 2 Rp. 400,- Rp. 80.000,-
      • perbaikan kandang ( 5% ) Rp. 150.000,-
      • sewa tanah Rp. 35.000,-
      • administrasi dan pemasaran Rp. 200.000,-
      • lain-lain Rp. 292.500,-
        Jumlah modal yang dibutuhkan Rp. 6.082.500,-
  3. Penjualan
    1. Produksi percil 45.000 ekor * @ Rp. 100 Rp. 4.500.000,-
    2. Produksi kodok niaga** 2 x 1.500 @ Rp. 300 Rp. 900.000,-
      Jumlah pemasukan Rp. 5.400.000,-
  4. Biaya Operasional
    1. Biaya tetap Rp. 1.200.000,-
    2. Biaya variabel Rp. 1.882.500,-
      Jumlah biaya operasional Rp. 3.082.500,-
  5. Pendapatan bersih sebelum pajak Rp. 2.317.500,-
  6. Pajak 15 % Rp. 347.625,-
  7. Pendapatan bersih Rp. 1.969.875,-
  8. P V = 0,61
  9. Break event point ( B.E.P ) Rp. 1.843.317,90
  10. BC = 1,75
  11. Waktu pengembalian kredit ( PPC ) = 1.5 tahun
Sumber: Balai Penelitian Perikanan Air Tawar ( Balitkanwar ) Bogor, ( Jl. Sempur No 1. Bogor )
Keterangan:
  • Produksi percil dihitung hanya yang hidup, sekitar 55% dari 3 kali pemijahan. Mortalitas sekitar 45%.
  • Diantara percil yang hidup, kurang lebih 1.500 ekor dibesarkan menjadi kodok niaga. Selama setahun produksi kodok niaga bisa dipanen 2 kali.
10.2. Gambaran Peluang Agribisnis
Kodok merupakan komoditi ekspor nonmigas yang cukup potensial. Sejak tahun 1969 Indonesia telah mengeskpor paha kodok ke berbagai negar. Bahkan Indonesia sebagai negara pengekspor paha kodok terbesar ketiga setelah India dan Bangladesh. Kini semakin langkanya kodok di alam akibat pemburuan besar-besaran sehingga semakin berkurangnya persediaan akan daging kodok. Hal ini menuntut diadakannya budidaya kodok secara intensif untuk menghasilkan daging kodok yang masih menjadi budidaya ekspor yang dapat memberikan keuntungan.
11. DAFTAR PUSTAKA
  1. Susanto, Heru, Budidaya Kodok Unggul, Penebar Swadaya, jakarta 1998,126 hal
  2. Membudidayakan Katak Hijau di Pekarangan, Sinar Tani, 23 Juni 1993 
  3. Budidaya Kodok Lembu, Dinas Perikanan Propinsi DT I Jawa Barat,1990
  4. Pengganggu Kodok Lembu, Tumbuh, Oktober 1992.
  5. Triwibowo,R,drh, Teknik Pemijahan Ternak Kodok, Trubus, 10 oktober 1993.
  6. Budidaya Kodok Unggul, Trubus, Oktober 1989.
  7. Limbah Kodok Alternatif Tepung Ikan, Surabaya Post, 6 Juli 1993.
  8. Tepung Kodok Pakan Ternak Berprotein Tinggi, Agrobis, 8 Nopember 1993
12. KONTAK HUBUNGAN
  1. Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS Jl.Sunda Kelapa No. 7 Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax. 021 390 9829
  2. Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, Gedung II BPPT Lantai 6, Jl. M.H.Thamrin No. 8, Jakarta 10340, Indonesia, Tel. +62 21 316 9166~69, Fax. +62 21 310 1952, Situs Web: http://www.ristek.go.id
Sumber :http://www.iptek.net.id/
Read More..

Tuesday, November 5, 2013

Manfaat Buah Manggis dan Kulitnya

Selain Buah Pepaya dan Buah Apel, ternyata Buah Manggis banyak mengandung manfaat. Manfaat Buah Manggis terutama terletak pada kulitnya. Mungkin masih banyak orang yang merasa aneh jika harus mengkonsumsi kulit buah manggis, itu karena rasanya yang tak enak.

Manfaat Buah Manggis dan Kulitnya
Namun, Anda jangan kaget, kulit buah manggis banyak mengandung senyawa xanthone yang berguna untuk Pencegahan Kanker. Xanthone mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Sehingga di luar negeri buah manggis dikenal sebagai buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia.

Buah manggis tumbuh dari manggis yang juga dikenal dengan nama Garcinia mangostana L adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan Nusantara. Tumbuh hingga mencapai 7 sampai 25 meter.

Nah, berikut adalah Manfaat Buah Manggis dan Kulitnya selengkapnya:

Mengandung senyawa xanthone
Kulit buah manggis mengandung zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas, yakni xanthone. Beberapa penelitian menunjukkan, senyawa ini memiliki sifat sebagai antidiabetes, antikanker, anti peradangan, antibakteri, antifungi, antiplasmodial, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Mencegah Penuaan Dini
Menurut penelitian lain, zat antioksidan alami yang terkandung dalam buah manggis juga bisa menghambat proses penuaan pada tubuh. Zat ini akan selalu memperbaiki jaringan sel tubuh, sehingga Anda awet muda.

Anti kanker
Selain sebagai anti oksidan, khasiat xanthone juga sebagai anti kanker. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, selain itu ekstrak kulit manggis juga bersifat apoptosis penghancur sel kanker.

Menjaga kesehatan Mata, kulit dan rambut
Menurut hasil penelitian oleh pakar nutrisi dari Amerika, buah manggis dapat membantu mebuat kulit, mata, gigi, gusi dan rambut lebih sehat.

Meningkatkan stamina dan tenaga
Manggis juga memiliki peran penting dalam penyerapan dan metabolisme protein dan karbohidrat sehingga membantu dalam menjaga stamina tubuh.

Nah, setelah Anda mengkonsumsi Buah Manggis, ada baiknya Anda tidak buru - buru untuk membuang kulitnya. Karena kulit manggis itulah yang memiliki berbagai zat penyembuh. Anda bisa membuat seduhan kulit manggis sendiri, meskipun rasanya agak pahit.

Berikut cara pengolahan Kulit Manggis: Cuci bersih kulit buah, kemudian potong kulit 2 butir buah. Selanjutnya potongan tersebut direbus dalam 4 gelas air, sehingga tersisa 2 gelas. Air rebusan tersaring itulah yang diminum secara rutin 2 - 3 kali sehari.

Namun, yang harus Anda ingat bahwa Kulit Buah Manggis mengandung kadar resin, tanin, serat kasar, dan komponen lainnya yang tidak dapat dicerna tubuh pada kadar tinggi. Beberapa kasus dapat muncul akibat mengkonsumsi kulit buah manggis dalam bentuk tepung tanpa perlakuan yang baik, seperti Gangguan pada Kesehatan Ginjal dan usus serta pada organ tubuh lainnya. Salam Sehat!
Read More..

Sunday, October 27, 2013

Spesifikasi Dan Harga Laptop Toshiba NB505 1006G Lime Green Terbaru November

Spesifikasi Dan Harga Toshiba NB505-1006G Lime Green - Kali ini saya akan membahas tentang Toshiba NB505-1006G memiliki desain yang kompak dengan bentuk dinamis. Jika Anda ingin laptop sederhana dikemas dengan fitur-fitur penting membantu Anda mengerjakan tugas-tugas di rumah ataupun di luar rumah yang membutuhkan mobilitas, maka laptop seri ini adalah yang Anda cari dan berikut ini adalah SLaptop Toshiba NB505-1006G Lime Green. Baca artikel sebelumnya Toshiba Satellite C640-1021U



Toshiba NB505-1006G Lime Green
Toshiba NB505-1006G Lime Green
  
Toshiba NB505-1006G Lime Green Laptop yang mudah untuk dibawa kemana saja. Toshiba ini memiliki berat 1.32 kg. Ditambah, laptop ini hadir dengan berbagai pilihan yang dapat Anda pilih sesuai dengan jiwa dinamis Anda. Dengan harga yang terjangkau, laptop menawarkan prosesor Intel Atom N570 dengan kecepatan 1.66 GHz dan RAM 1 GB DDR3, Anda dapat melakukan multitasking dengan mudah dan lancar.

Berikut ini adalah Spesifikasi Toshiba NB505-1006G Lime Green


SKU
TO939EL60ZDJANID-55868
Ukuran (L x W x H cm) 26.16 x 18.99 x 1.65 cm
Berat (kg) 1.23 kg
Warna Lime Green
Ukuran Layar (in) 10.1
Hard Disk 320
RAM 1
Kapasitas Penyimpanan 320
Kecepatan CPU 1.66
Sistem Operasi No OS
Garansi produk 1 Tahun Garansi (Spare-part & Servis)
Input USB|Card Reader|LAN
Output 3.5mm jack|VGA|USB
Koneksi Nirkabel Bluetooth|WiFi
Tipe Grafis Intel GMA
Kamera Ya
USB Port 3x USB 2.0
Resolusi Layar 1024 x 600
Tipe Baterai Li-Ion
Built in Memory 1 GB
Tipe Memory Card DDR3
Tipe Layar TFT
Kapasitas Penyimpanan 320 GB
Kecepatan Processor 1.66 GHz
Tipe Processor Intel Atom N570
Sistem Operasi Tanpa OS


Harga Baru: Rp 4.079.000,-
Harga Bekas: Rp ,-


Sekian Toshiba NB505-1006G Lime Green semoga bisa membantu sobat dan tunggu spesifikasi dan harga Laptop lainnya.
Read More..

Harga dan Spesifikasi Kamera Canon EOS 60D Agustus

Harga dan Spesifikasi Kamera Canon EOS 60D Agustus 2013 - Kamera Canon adalah vendor yang sudah diragukan lagi, berbagai macam seri kamera telah diciptakanya, dan harga yang ditawarkanya pun bervariasi sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Kamera jenis Canon EOS 60D adalah Kamera DSLR yang sangat cocok untuk fotografer yang menginginkan hasil bidikan gambar yang sempurna. Tergolong kamera DSLR harga yang ditaarkan Kamera Canon EOS 600D terbilang cukup mahal yaitu kisaran 9 jutaan, tepatnya adalah harga Kamera Canon EOS 60D RP 9.305.000. Memang terbilang cukup mahal karena fitur yang ditawarkanya cukup lengkap dan memenuhi kriteria untuk seorang fotografer.

Spesifikasi Kamera Canon EOS 60D:
  • Model     Kamera SLR
  • Ukuran (L x W x H cm)     14.5 x 10.6 x 7.9 cm
  • Berat (kg)     3
  • Warna     Hitam
  • Tipe     EOS 60D
  • Ukuran Layar (in)     3.0
  • Megapiksel     18.0
  • Fitur     HD Recording|Image Stabilization|Wide Angle
  • Garansi produk     1 Tahun Garansi (Spare-part dan Servis)
  • Output     Component Video|Composite Video|3.5mm jack|USB|HDMI
  • USB Port     Ya
  • Resolusi Layar     1040000 do
  • Tipe Baterai     Li-Ion
  • Format Foto     JPEG/RAW
  • Ukuran File Foto     5184x3456
  • Format Video     MOV
  • Video HD     Ya
  • Resolusi Video     1920x1080
  • Focal Length     18-55 mm
  • Image Stabilization     Ya
  • Range Aperture Lensa     f/3.5-5.6
  • ISO Range     100 - 3200
  • Range Shutter Speed     30 - 1/8000 detik
  • Tipe Memory Card     SD/SDHC/SDXC
  • HDMI Port     Ya
  • Fitur Kamera Lainnya     Live View
  • Tipe Layar     LCD
Read More..

Spesifikasi Dan Fitur Nokia X2 01 dan C2 01 Ponsel Murah Nokia







Masih ingat dengan Nokia C3 (lihat review C3)? Nokia C3 adalah ponsel qwerty pertama dari Nokia yang diluncurkan dengan harga di bawah 1,5 juta Rupiah. Kali ini, Nokia kembali akan mengeluarkan produk terbarunya yang di khususkan untuk kalangan bawah (Entry Level) yang masuk dalam Series 40, dan rencananya di banderol harga kurang dari Rp 1 Juta. Apa saja fitur-fitur dan bentuknya ?




Fitur secara detil belum ada bocoran, tetapi berikut ini sekilas Fitur-fitur Nokia X2-01 dan Nokia C2-01.



Fitur Nokia X2-01:





- Tombol QWERTY Keyboard

- Dimensi:  11.94 x 5.98 x 1.43 cm

- Kamera VGA

- Layar 2,4 inci

- Jaringan 3G

- Dapat untuk update Facebook dan Twitter langsung dari layar utama

- Bisa chatting lewat OVI Chat, Yahoo Messenger, Gtalk, dan Live Messenger.

- Support email yang mendukung hingga 10 akun sekaligus.

- Short cut ke aplikasi musik

- Fm Radio

- Memori Internal: 55 MB

- Memori eksternal: microSD, bisa di upgrade sampai 8GB

- Media player : MP4/H.263player, MP3/WMA/WAV/eAAC+ player

- Tersedia tiga pilihan warna, hitam berpadu merah, hitam berpadu abu-abu, dan putih dengan paduan warna perak.







Fitur Nokia C2-01 :



- Dimensi:  10.98 x 4.69 x 1.53 cm

- Berbentuk Candy bar

- Jaringan 3G non HSDPA

- Kamera 3,2 MP

- Ukuran layar 2 Inci

- Memori Internal: 46 MB

- Memori eksternal: microSD, up to 16GB

- Bluetooth, port microUSB.

- Colokan audio yang besar, yaitu 3.5mm

- Fm Radio with RDS

- Media player : MP4/H.263player,MP3/WMA/WAV/eAAC+




Dengan munculnya kedua posel baru Nokia ini, membuktikan bahwa Nokia sebagai produsen terbesar ponsel saat ini,  mampu bersaing dengan ponsel-ponsel kelas Entry Level/low End yang sudah ada di pasar dengan harga di bawah Rp 1 juta-an. Nokia C2-01 dan Nokia X2-01 rumorsnya akan tersedia dipasaran di akhir tahun 2010.

Read More..